Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Give and Take: Pendekatan Revolusioner untuk Meraih Kesuksesan

gambar
Rp.65.000,- Rp.30.000,- Diskon
Judul: Give and Take: Pendekatan Revolusioner untuk Meraih Kesuksesan
Penulis: Adam Grant
Penerbit: Gramedia, 2017
Tebal: 376 halaman
Kondisi: Baru (Ori Segel)

Mereka yang paling banyak memberi tentu orang baik, tapi di sisi lain mereka terlihat sebagai orang yang lemah atau penurut. Karena sifat memberi itu, mereka dianggap akan kurang sukses baik dalam kehidupan pribadi ataupun profesional. Buku ini memutarbalikkan persepsi tersebut dari sukses terlebih dahulu dan menyumbang kemudian, menjadi orang yang memberi terlebih dahulu kerap berada di posisi terbaik untuk sukses di kemudian hari. Maka percayalah Anda bisa sukses dengan cara membantu orang lain.

Di tempat kerja, pemberi adalah makhluk yang relatif langka. Bagi mereka hubungan timbal balik harus lebih menguntungkan orang lain sehingga mereka lebih suka memberi banyak daripada apa yang mereka terima. (hal 5)

Untuk menjadi seorang pemberi, Anda tidak perlu melakukan pengorbanan luar biasa. Yang perlu Anda lakukan hanya berfokus untuk bertindak berdasarkan kepentingan orang lain, misalnya dengan memberi bantuan, memberi bimbingan, berbagi pujian, atau menjalin koneksi bagi orang lain. (hal 6)

Ada hal istimewa yang terjadi bila pemberi merah kesuksesan: kesuksesan menjalar dan mengalir ke bawah. (hal (13)

“Memberi adalah sifat saya, saya tidak mengharapkan imbalan; saya ingin membuat perbedaan dan memberi dampak, dan saya berfokus pada orang-orang yang bisa mendapatkan manfaat terbesar dari bantuan saya.” (hal 27)

Kita harus melihat jaringan sebagai sebuah kendaraan untuk menciptakan nilai bagi semua orang, bukan hanya untuk diri kita sendiri. (hal 67)

Pemberi tidak memikirkan apa yang bisa ia peroleh dari orang-orang yang ia bantu. Pemberi melakukannya agar bisa menciptakan lebih banyak peluang untuk memberi. (hal 68)

Fitur menentukan tentang cara Pemberi berkalaborasi: mereka memilih tugas yang mengutamakan kepentingan kelompok, bukan kepentingan pribadi mereka. (hal 89)

Penelitian ekstensif mengungkap, orang yang menyisihkan waktu dan berbagi pengetahuan mereka secara teratur untuk membantu rekan-rekan mereka lebih sering mendapat kenaikan gaji dan jabatan pada lingkup yang lebih luas… (hal 90)

Orang yang sangat berbakat cenderung membuat orang lain iri hati sehingga berisiko tidak disukai, dibenci, dikucilkan, dan dirongrong. Namun, bila orang berbakat ini juga pemberi, mereka tidak menjadi sasaran amarah. Sebaliknya, pemberi dihargai atas kontribusi mereka pada kelompok. (hal 91)

Pemberi cenderung melihat potensi pada semua orang. Secara otomatis pemberi akan menganggap orang lain sebagai orang berkembang; ia menganggap semua orang berbakat dan ia mencoba mengeluarkan yang terbaik dari mereka. (hal 123)

Mereka mampu bekerja jauh lebih keras dan lama ketika mereka memberikan energi dan waktu mereka karena senang dan peduli, daripada karena tugas dan kewajiban. (hal 212)

Pemberi cenderung bersikap rendah hati dan tidak nyaman menonjolkan diri secara langsung. (hal 246)

Paling menarik pada pemberi yang sukses: mereka meraih posisi puncak tanpa menyikut orang lain, mencari cara untuk memperbesar kue yang menguntungkan diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka. (hal 312)
Pesan Sekarang

Berlangganan via Email