Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kartun Evolusi: Kisah Kehidupan di Bumi

gambar
Rp.65.000,- Rp.30.000,- Diskon
Judul: Kartun Evolusi: Kisah Kehidupan di Bumi
Penulis: Jay Hosler
Penerbit: Gramedia, 2016
Tebal: 160 halaman
Kondisi: Bagus (Ori Stok lama)

Novel grafis sains seperti ini masih belum banyak ditemui di Indonesia. Menyajikan sebuah cerita yang menarik tanpa menghilangkan unsur-unsur edukatif. Bahasan-bahasan berat berubah menjadi ringan untuk dipahami.

Jay Hosler ialah seorang lector kepala di bidang biologi di Juniata College. Mengajar mata kuliah antara lain evolusi, neurobiologi, serta komik dan kebudayaan. Kiprahnya untuk menulis dan menggambar novel grafis sains sudah lebih dari satu dasawarsa. Beberapa karyanya yaitu Clan Apis meraih Xeric Award dan The Sand walk Adventures di nominasikan untuk Eisner Award.

Novel grafis sains ini mengulas kehidupan yang ada di Bumi secara ilmiah, bahkan sejak dahulu kala sebelum manusia tercipta. “Para ilmuan menduga bahwa pendahulu kimiawi kehidupan mulai terbentuk sekitar 500 juta tahun setelah Bumi terbentuk” (halaman 20)

Dalam menceritakan kehidupan yang ada di Bumi ini, gaya cerita yang digunakan Hosler hamper sama dengan gaya cerita Jostein Gaarder pada bukunya yang berjudul Dunia Sophie. Perbedaan diantara keduanya, jika Jostein hanya menggunakan dua tokoh utama ketika menjelaskan filsafat, Hosler menggunakan tiga tokoh utama namun aktivitas tokoh-tokoh tersebut sama-sama Tanya jawab. Pada novel grafis sains ini, ketiga tokoh tersebut adalah Bloort yaitu ilmuan ahli astronomi, Raja Floorish dan Putranya.

Cerita pada novel ini dimulai dari keadaan Bumi yang benar-benar tidak ada makhluk hidup lalu menjadi ada. Dilanjutkan penjelasan empat syarat seleksi alam sampai evolusi manusia modern. Semua dijelaskan secara gambling beserta contoh dan ilustrasinya yang ringan di pahami.

Seringkali model penjelasan yang digunakan melalui Tanya jawab. Dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Raja Floorish dan puteranya lalu akan di jeaskan Bloort secara ringkas dan jelas. “Kokbisa protein yang tidak punya otak tahu perkerjaan yang harus dia lakukan?”. Disertai ilustrasi Putera Floorish penasaran.

“Pertanyaan bagus, duhai pageran. Bila protein kita urai, kita bias lihat bahwa dia terdiri atas serangkaian molekul yang lebih kecil, disebut asam amino…”. (halaman 21)

Novel ini menyajikan banyak cuplikan teori-teori ilmuan terkemuka dalam ceritanya. Tidak hanya satu dua saja, melainkan banyak teori yang digunakan dari berbagai ilmuan karena semuanya saling melengkapi. Charles Darwin, Gregar Mendel, Alexander Fleming, Stanley Miller dan Harold Urey, Georges Cavier dan masih banyak lagi pendapat ilmuan lain.

Salah satu model pembelajaran seperti buku ini akan lebih mudah dimasukkan pada kehidupan masyarakat Indonesia utamanya remajada nanak-anak. Banyak dari remaja dan anak-anak menyukai komik-komik dan tidak terlalu suka bacaan yang hanya berisi tulisan. Novel grafis sains Kartun Evolusi akan menjadi alternatif edukasi yang bermanfaat. Tampilannya akan banyak disenangi dan hal itu akan menambah wawasan secara nyata jika disbandingkan dengan cerita-cerita yang sekedar imajinatif.

Desain cover menarik, malah dari tampilannya sudah mencerminkan isi novel ini. Ilustrasi gambar pada isi novel terlihat mudah di pahami sehingga pembaca akan tertarik untuk melanjutkan membaca hingga akhir. Beberapa humor yang diberikan membuat novel tidak terasa kaku.

Sains tidak dapat jauh dari istilah-istilah ilmiah, sehingga orang yang memiliki latar belakang berbeda tidak gampang memahami arti dari masing-masing kata ilmiah yang ada. Namun meski demikian ilustrasi gambar ringan banyak membantu dalam memahami maksud cerita.

Novel grafis sains ini mampu menumbuhkan rasa penasaran terhadap fenomena alam.Tanpa harus membaca buku tebal penuh tulisan pembaca akan tahu proses evolusi yang telah terjadi di Bumi. Tidak perlu kerja keras untuk memahami proses evolusi, cukup hanya sedikit membaca percakapan, menikmati gambar ilustrasi dan melihat tingkah lucu Bloort.
Pesan Sekarang

Berlangganan via Email