Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jual Buku Secangkir Kopi Jon Pakir

Judul: Secangkir Kopi Jon Pakir
Penulis: Emha Ainun Nadjib
Penerbit: Mizan, 1992
Tebal: 395 halaman
Kondisi: Bekas (cukup)
Harga: Rp. 80.000 (blm ongkir)
Order: SMS/WA 085225918312
 

Buku ini merupakan buku yang dicetak ulang, cetakan pertamanya yaitu pada tahun 1992. Buku ini menceritakan kondisi sosial masyarakat pada masa itu yang dikemas dengan apik oleh Cak Nun (sapaan untuk Emha Ainun Nadjib). Dalam buku ini Cak Nun menamai dirinya sebagai Jon Pakir yang mengkritisi peristiwa yang terjadi disekitarnya. Secangkir Kopi yang disajikan disini bukanlah berupa air kopi tapi merupakan hidangan yang sangat bergizi untuk otak kita, karena disajikan oleh seorang pakar yang sangat hebat.

Membaca buku ini akan menyadarkan kita mengenai kondisi-kondisi yang terjadi di sekitar kita, walaupun itu terjadi pada masa 90’n tapi rasanya kondisi tersebut masih kita jumpai saat ini. Buku ini juga menjadi cerminan diri, banyak sekali hal yang dapat kita pelajari dari buku ini. Kadang aku merasa tersindir ketika membaca beberapa bagian dari buku ini, karena kadang ada beberapa hal yang membahas mengenai prilaku-prilaku kita yang seharusnya tidak dilakukan.

Seperti halnya ungkapan nya mengenai Hujan Al-Mukarram yang menjelaskan mengenai kita yang seolah takut huja dan menghindari hujan padahal manusia itu makhul waterproof yang tidak akan kenapa-kenapa bila terkena hujan tapi sebenarnya yang kita lindungi bukanlah tubuh kita tapi adalah pakaian kita dimana berpakaian sudah menjadi sebuah budaya. “Tapi astaga, saya lupa. Ada yang namanya kebudayaan! Kebudayaan ialah memakai sandal, celana, dan baju. Kebudayaan tinggi ialah memakai sepatu, jas dan dasi. Astaga, anehnya, kalau keluar rumah tanpa alas kaki, itu tak berbuday”, halaman 135.

Sajiannya sangat menarik, pembahasan yang kadang diselingi dengan humor menjadikan kita tidak jenuh ketika membaca. Bagian-bagian judul yang singkat juga membuat kita tidak bosan, antara judul ke judul lagi hanya berjarak satu sampai dua lembar. Bahasanya juga tidak terlalu berat untuk dipahami.

Berlangganan via Email