Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jual Buku 5 Guru Agung Jawa: Kisah dan Ajaran Lima Sufi Agung Jawa

Judul: 5 Guru Agung Jawa: Kisah dan Ajaran Lima Sufi Agung Jawa
Penulis: Agus Wahyudi
Penerbit: Lingkaran Press, 2016
Tebal: 229 halaman
Kondisi: Stok lama (bagus)
Harga: Rp. 40.000 (blm ongkir)
Order: SMS/WA 085225918312
 

Antara yang menyembah dan yang disembah itu hakikinya adalah sama juga, yakni Allah. Demikianlah, maka Allah yang berkuasa dan menghukum itu tiada lain adalah hambajuga. Hamba ini adalah Allah dan Allah itu juga hamba.
(Syekh Siti Jenar - Serat Centhini)

Menghadapkan wajah di hadapan Gusti ini sama artinya dengan membelakangi sesuatu selain Dia, yakni membelakangi makanan dan minuman, membelakangi kejahatan, membelakangi tidur, dan membelakangi kesenangan dunia. Inilah yang disebut dengan mati sajroning urip (mati dalam hidup).
(Syekh Amongraga - Serat Centhini)

Kalau jauh Dia menjadi sangat jauh sehingga tak diketahui dan ketika dekat Dia menjadi sangat dekat sehingga tak dikenali.
(Syekh Malang Sumirang - Suluk Malang Sumirang)

Atas dan bawah, depan dan belakang, kiri dan kanan, dalam atau luar, semua itu adalah milikku, namunjuga bukan milikku karena sejatinya aku tak memiliki apa-apa.
(Ki Ageng Pengging - BabadJaka Tingkir)

Pedoman orang yang menjadi guru itu ada 8: kasih kepada murid, telaten dalam mengajar, tanpa pamrih, tajam perasaan, sepi harapan, tidak menolak pertanyaan, tidak menahan kecakapan, dan tidak memburu pujian.
(Ronggowarsito - WiridHidayatJati)

Demikian petikan ajaran dari kelima tokoh manunggaling kawula Gusti yang masyhur di tanah Jawa. Ajaran mereka dianggap sesat sehingga harus dihukum mati, kecuali R.Ng. Ronggowarsito yang membungkus rapi ajarannya dalam karya sastra. Kisah dan ajaran kelima guru agung tersebut tersaji secara lengkap dalam buku ini.

Berlangganan via Email