Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jual Buku Deviant Love: Cinta yang Menyimpang

Judul: Deviant Love: Cinta yang Menyimpang
Penulis: Sigmund Freud
Penerbit: Portico Publishing, 2010
Tebal: 154 halaman
Kondisi: Bagus (stok lama)
Harga: Rp. 45.000 (blm ongkir)
Order: SMS/WA 085225918312


Cinta itu unik. Cinta itu indah. Cinta itu dalam. Cinta itu gelora. Bahkan ada yang mengatakan Cinta itu berbahaya. Cinta adalah sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Selasar membawakan pada Anda karya yang paling menggoda, mengguncang, inspiratif. dan penuh makna mengenai cinta dan semua variasinya yang tidak terbatas. Bagaimana memahami cinta dalam bentuk yang tidak biasa. Berbagai kondisi cinta dijabarkan begitu dalam. Sebagian yang terungkap dalam buku ini mungkin bisa memuaskan pertanyaan yang sering terpendam, meski masih banyak yang belum terungkap dan menjadi bahan penelitian lebih lanjut.

Namun demikian, di dalam sebuah perjuangan, bukan sekadar hasil yang bisa dihargai, lebih dari pada itu adalah semangat mencari dengan dasar yang kuat dan dapat diandalkan. Buku ini kaya akan muatan-muatan cinta yang mungkin dianggap jauh, bahkan menyimpang dari logika pemikiran.

Buku anak Psikologi katanya, tetapi belum tentu semua anak Psikologi mengerti ini, dan begitu juga saya sebagai salah satu pembaca buku ini yang tak memiliki kedekatan sedekat anak-anak Psikologi, hanya dalam lingkup Psikoanalisis saja yang diajarkan disalah satu mata kuliah kami di Fakultas Filsafat yang pembahasannya hanya seperti lalat yang hinggap di piring kalian yang penuh nasi, lalu pergi begitu saja bagai pesawat tempur.

Deviant Love, atau yang disebut sebagai Cinta yang Menyimpang yang merupakan Sebuah Tinjauan Psikoanalisis tentang Cinta dan Hubungan Antarmanusia, yang merupakan karya dari salah satu pelopor Psikoanalisis Modern yaitu Sigmund Freud, yang merupakan salah satu nabi dari teman saya yang berinisial sebut saja Aldy, dari beberapa cerita kawan saya, yang membuat saya tak perlu membaca buku Sigmund Freud lainnya, karena dia sudah banyak bercerita tentang pemikiran Sigmund Freud lainnya mengenai pikiran manusia, alam bawah sadar manusia, dan hal-hal tabu lainnya, yang dengan antusiasnya seperti layaknya Rambo dalam setiap filmnya yang dengan MachineGun juga puluhan peluru yang dipakainya layaknya kalung, seperti itulah teman saya yang begitu menggilai karya pemikir ini, dan kegilaannya sekarang bisa dibilang sebagian besar didapatkan dari Sigmund Freud ini.

Dibuku ini dalam ringkasan yang terdapat dibukunya memang sudah hampir mengambarkan isi dari buku ini, yang membahas tentang Cinta, baik itu secara Etimologi, Epistemologi, dan juga Ontologi maupun Metafisika atau pembahasan tentang alam bawah sadar itu sendiri, secara singkat Sigmund Freud mengatakan bahwa Cinta adalah keunikan sekaligus keindahan, Cinta juga bermakna sangat dalam dan menggelora, juga Berbahaya. Cinta adalah hal yang diluar perspektif itu sendiri, dan tak bisa ditebak. Dari banyaknya pembahasan Sigmund Freud yang kudengar dari teman-teman memang benar, pembahasan tentang Penyimpangan Cinta inilah yang paling menggoda untuk dibaca sekaligus pembelajaran yang inspiratif bagi pengetahuan tentang seks, yang sepertinya tak terbatas, layaknya menemukan alam semesta kecil, dalam hubungan yang bertujuan mencapai suatu puncak kenikmatan(baca:klimaks), buku ini tak hanya membahas tentang Penyimpangan cinta yang hanya menceritakan tentang hasil akhir atau inti dari penyimpangan itu sendiri, tetapi dari berbagai cara atau semangat yang dimiliki oleh subjek yang menjadi pelaku atau aktor utama dalam menjadikan Penyimpangan Cinta itu nyata dan ada, dan berhasil menyimpang dari logika pemikiran setiap manusia saat itu, hingga sekarang.

Memahami seutuhnya apa yang terjadi, dan apa saja penyebab terjadinya penyimpangan cinta itu sendiri, baik sesama jenis, lawan jenis tetapi memiliki alternative lainnya, seperti yang disebutkan didalam buku sebagai bentuk Inversi ataupun Perversi, dan tindakan-tindakan lainnya yang disebutkan dalam penyimpangan seperti Sadisme, Masokisme, Oedipus, Lesbian, Gay, dan lainnya. Merupakan pengetahuan yang sangat diperlukan sebenarnnya dijaman sekarang ini, kalau perlu masyarakat diwajibkan membaca ini, seperti yang dikatakan teman saya yang bisa dibilang menganggap Sigmund Freud adalah nabinya, dan dia tidak murtad terhadap agamanya, dan dalam pandangannya Sigmund Freud dianggap lebih dahulu ada dari Nabi Muhammad, jadi dia bukan merupakan Nabi setelah Nabi Muhammad. Benar-benar rekayasa pemikiran yang tergolong dipaksakan jenius, dan nyatanya memang benar, tanpa adanya Sigmund Freud masa itu, maka Dokter Boyke yang ternyata gemar mengoleksi batu akik dari mulai mahasiswa hingga sekarang menjadi sebuah jaman dimana hobinya dihargai lebih dari profesinya sebagai Dokter Seks yang sering muncul di TV, akibat banyaknya persoalan yang menimpa artis-artis ataupun masyarakat yang berkelakuan seperti seorang artis juga, dan akhirnya Sigmund Freud merupakan pahlawan tanpa tanda jasa lainnya selain seorang Guru Sekolah di Negeri ini, yang sekarang gajinya lebih besar, tetapi sebagian besar dari mereka, timpang dengan pemikiran dan tanggung jawabnya yang tak lebih besar dari pada biji yang ada didalam salak, yang harus dikupas dengan penuh semangat, dan kehati-hatian andai saja tangannya terluka akibat kulit Salak yang tajam.

Intinya, buku ini akan mengantar kalian kepada salah satu Syahadat dalam kepercayaan Katholik yang berbunyi, mengantar kalian kepada hidup yang kekal, seperti itulah kira-kira dan semoga saja, setelah membaca ini, kalian tidak bertemu dengan saya secara tidak langsung atau tidak disengaja, dan mengalami gejala yang sama dan bisa dikatakan identic dengan apa yang dialami oleh teman saya yang berinisial Aldy tadi. Akhir kata, tidak berkeinginan untuk menyambung maksud dari Buku ini, saya hanya menuliskan kata-kata indah Viva La Revolution !!

Berlangganan via Email