Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jual Buku Bertasawuf Tanpa Tarekat: Aura Tasawuf Positif

Judul: Bertasawuf Tanpa Tarekat: Aura Tasawuf Positif
Penulis: Cecep Ramli Bihar Anwar
Penerbit: Ilman & Hikmah, 2002
Tebal: 206 halaman
Kondisi: Bagus (stok lama)
Harga: Rp. 40.000 (blm ongkir)
SMS/WA: 085225918312
PIN BBM: 5244DA2C


''Nilai tasawuf bukanlah pada jubah sufi (khirqah) melainkan pada cahaya hati (hurqah)'' Junayd Al-Baghdadi (w.223H)

Ada banyak gizi ruhani yang mengalir begitu saja dari dunia keseharian. Tetapi, seperti halnya berbagai zat makanan yang hanya terlihat jelas melalui mikroskop --atau melalui reaksi kimia (reagent)-- begitulah, aliran itu hanya tampak jelas melalui kaca mata sufi: dari tawa dan canda (humor), alunan musik, dunia kerja, perjalanan, saat ''gaul'', rutinitas ibadah, dan seterusnya. Semakin bersih kaca mata itu, saat ''gaul'', rutinitas ibadah, dan seterusnya. Semakin bersih kaca mata itu, semakin deraslah aliran gizi ruhani. Dan berkat gizi ruhani, hidup semakin bisa dinikmati sekaligus dihayati.

Meski begitu, di tengah gemuruh kehidupan, di dalam daging sejarah manusia, bukan mustahil kata maca sufi itu mengalami keburaman. Tak heran kalau dalam perjalanan sejarahnya, tasawuf selalu diwarnai oleh silih bergantinya para pembaharu yang mengkilapkan kembali kaca mata itu. Taruhlah seperti Al-Ghazali dengan karyanya Ihyaulumuddin, Ibn Taimiyah dengan 'Illmu Suluk, Ibn Qayyim dengan Madarij Al Salikin, Ibn Arabi dengan Futuhah Al-Makkiyyah, dan seterusnya.

Buku ini berupaya menyajikan berbagai sudut pandang sufi sejernih mungkin. Bagian pertama mengeksplorasi jangkauan sudut pandang itu yang meliputi seluruh aspek kehidupan. Sedangkan bagian kedua menyajikan pernik-pernik kehidupan manusiawi para sufi yang mengalir dari lautan sudut pandang mereka: Humor, Konser, Mata Pencaharian, Munajat (semacam doa ''curhat''), Kemanusiaan dan seterusnya. Dengan begitu, buku ini diharapkan bisa menyuntikkan pandangan yang lebih utuh dan menyeluruh (insight) ke dalam segala tindakan nyata.

Berlangganan via Email