Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jual Buku Kapitalisme dan Konfrontasi di Sabuk Perkebunan Sumatra 1870-1979

Judul: Kapitalisme dan Konfrontasi di Sabuk Perkebunan Sumatra 1870-1979
Penulis: Ann Laura Stoler
Penerbit: Karsa, 2005
Tebal: 471 halaman
Kondisi: Bekas (bagus)
Stok kosong

"Karya ini menjalin berbagai dimensi yang umumnya tak tercakup dalam penulisan sejarah konvensional: hubungan kerja yang terpaut dengan kehidupan komunitas buruh, aksi perlawanan buruh terkait dengan strategi pengendalian sang majikan, kehidupan ekonomi yang terjalin dengan wacana kekuasaan; pemaparan peristiwa disertai kritik sumber. Dalam buku ini pembaca disuguhkan dengan perjalanan intelektual penulis. Karya besar yang patut menjadi inspirasi para penulis sejarah dan antropologi di Indonesia!"
Ratna Saptari, peneliti senior International Institute of Social History, Amsterdam.

"Hingga berakhirnya rejim kolonial, perkebunan merupakan sektor ekonomi utama Indonesia dengan nilai ekspor paling besar dibanding dengan produk lainnya. Namun keadaan ini bukannya tanpa masalah. Melalui dukungan kebijakan pemerintah, perkebunan sebagai sistem pertanian modern yang padat kapital dan teknologi adalah usaha ekonomi yang lebih diabdikan kepada kepentingan kapital dan pasar internasional daripada kemaslahatan domestik. Ann Laura Stoler dengan jernih menunjukkan eskalasi benturan kepentingan antara perkebunan dengan para buruh dan petani yang ternyata cenderung meningkat semenjak rejim kolonial tumbang pada Perang Dunia II. Buku ini memberikan masukan yang sangat berharga bagi kita untuk secara komprehensif memahami persoalan perkebunan dan berpikir lebih lanjut lagi untuk menyusun alternatif jalan keluarnya."
Pujo Semedi, Jurusan Antropologi, Universitas Gadjah Mada.

"Buku ini amat penting untuk memahami pergolakan buruh perkebunan merespon mengguritanya hegemoni kolonialisme yang secara sadar dan terencana mengontrol dan menempatkan kaum buruh dalam posisi terpuruk sepanjang waktu sehingga tidak mampu melepaskan diri dari belenggu kultur perkebunan yang sampai hari ini masih berdiri tegak dengan angkuhnya. Inilah studi akademik pertama tentang Sumatra Utara yang mengurai bekerjanya kapitalisme kolonial sampai sistem politik Orde Baru yang angker itu dari perspektif arus bawah (orang kecil)."
Budi Agustono, Jurusan Sejarah, Universitas Sumatra Utara.

Selama seabad lebih, Sumatra Utara menjadi lokasi salah satu usaha perkebunan-perkebunan asing yang paling intensif dan paling berhasil di antara berbagai negara­negara maju manapun. Ekspansi kolonialisme oleh orang Eropa telah menghasilkan sebuah konflik yang laten dan seringkali berdarah antara modal dengan buruh, khususnya ketika buruh menolak kepentingan-kepentingan perkebunan. Kapitalisme dan Konfrontasi di Sabuk Perkebunan Sumatra, 1870-1979 adalah karya sejarah etnografis yang menakjubkan yang menganalisis bagaimana perlawanan rakyat dibentuk terus menerus oleh kolonialisme maupun pengalaman-pengalaman sosial, ekonomi dan politik komunitas buruh Jawa yang tinggal di perbatasan perkebunan-perkebunan Sumatra.

Dalam edisi pertama berbahasa Indonesia ini, Ann Laura Stoler mengenang kembali bukunya sebagai sebuah dokumen sejarah, mengeksplorasi waktu penulisannya pada saat terjadinya pergeseran umum dalam studi-studi antropologi ekonomi-politik dan kolonialisme. Buku ini amatlah berharga bagi mahasiswa di berbagai disiplin, tidak hanya para mahasiswa sejarah dan antropologi, melainkan juga ilmu politik dan sosiologi.

Ann Laura Stoler adalah Professor Antropologi, Sejarah, dan Studi Wanita dari Universitas Michigan. Ia adalah penulis dari Race and the Education of Desire: A Colonial Reading of Foucault's The History of Sexuality.

Berlangganan via Email