Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jual Buku In the Shadow of Change: Citra Perempuan dalam Sastra Indonesia

Judul: In the Shadow of Change: Citra Perempuan dalam Sastra Indonesia 
Penulis: Tineke Hellwig
Penerbit: Desantara, 2003
Tebal: 284 halaman
Kondisi: Stok lama (bagus) 

Stok kosong
 
In the Shadow of Change adalah sebuah studi terhadap karya sastra yang diproduksi dan dikonsumsi di Indonesia. In the Shadow of Change merupakan satu tonggak penting dalam penulisan sejarah kesusastraan Indonesia. Melalui buku ini Tineke menyampaikan hasil penelitiannya selama 5 tahun, 1984 sampai 1989, sebuah pembacaan kembali terhadap 25 novel dan tiga cerita panjang dalam kurun waktu 5 dekade (1937 sampai 1986) dengan kacamata perempuan. Tineke Hellwig mengambil teori sastra feminis, yang berakar pada perubahan sosial di Barat dan berkembang di dunia akademis Barat untuk melakukan suatu pembacaan kritis terhadap karya-karya sastra Indonesia. Kritik sastra feminis meneliti bagaimana suatu teks merepresentasikan perempuan; bagaimana teks mendefinisikan feminitas dan maskulinitas; serta bagaimana teks menegaskan, mempertanyakan, atau mengkritik ideologi gender. Interpretasi feminis merupakan bagian dari perjuangan melawan ideologi patriarkhal yang dominan.

In the Shadow of Change merupakan pelopor dalam menerapkan kritik sastra feminis sebagai pendekatan untuk membaca satu per satu teks secara sinkronis, kemudian memetakannya secara diakronis untuk menjawab satu permasalah pokok. Tineke menunjukkan bahwa kritik feminis “mempunyai tujuan politik yang jelas’ dengan visi untuk “mengedepankan konstruksi kenyataan yang berperspektif feminis.” Bertolak dari ideologi feminis yang “mengarahkan perempuan menjadi subyek yang sadar pada identitas seksual dan gendernya”.

Kritik feminis yang dipakai oleh Tineke mau tidak mau bersifat normatif. Oleh karenanya, walaupun mengakui kemungkinan keragaman makna, kerangka normatif yang dipakai cenderung menunjukkan prioritas terhadap pemaknaan tertentu, dan bukan tidak mungkin kemudian cenderung untuk membatasi toleransi terhadap kemungkinan makna yang lain. Kritik sastra feminis meneliti bagaimana suatu teks merepresentasikan perempuan; bagaimana teks mendefinisikan feminitas dan maskulinitas; serta bagaimana teks menegaskan, mempertanyakan, atau mengkritik ideologi jender. Interpretasi feminis merupakan bagian bagian dari perjuangan melawan ideologi patriarkhal yang dominan.

Buku telaah tentang tokoh wanita dalam khasanah sastra Indonesia. Jadi bagi Anda pemuja dan penikmat Midah, Minke, Gadis Pantai-nya Pram, Pariyem dan Perempuan-perempuan dalam Kaum Priyayi Jawa, tokoh Srintil dalam Ronggeng Dukuh Paruk-nya Ahmad Tohari, serta tokoh-tokoh wanita dalam novel NH. Dini, maka buku ini perlu Anda baca.

Berlangganan via Email